— Pembalap Italia Luca Marini mengaku akan sangat antusias jika berkesempatan menjadi rekan setim Fabio Quartararo di tim pabrikan Repsol Honda Team pada masa mendatang.

Pernyataan tersebut muncul di tengah memanasnya spekulasi pasar pembalap MotoGP, terutama menjelang periode perubahan kontrak besar yang diperkirakan terjadi menjelang musim 2027.

Marini menilai Quartararo merupakan salah satu pembalap paling cepat di grid MotoGP saat ini, sehingga kemungkinan bekerja sama dalam satu tim akan menjadi pengalaman yang sangat menarik baginya.

Baca Juga: Gagal ke Aprilia, Fabio Quartararo Dikabarkan Siap Gabung Honda di MotoGP 2027

Marini Terbuka dengan Skenario Duet di Honda

Dalam wawancara dengan media MotoGP, Marini mengatakan bahwa dirinya akan senang jika bisa tetap bertahan di Honda dan memiliki kesempatan berbagi garasi dengan Quartararo.

Menurutnya, kolaborasi dengan pembalap sekelas Quartararo bisa memberikan keuntungan bagi tim, terutama dalam upaya meningkatkan daya saing motor Honda yang masih berusaha kembali ke papan atas.

“Jika saya bisa tetap di Honda dan melihat Fabio berada di tim yang sama, itu akan menjadi sesuatu yang fantastis,” kata Marini.

Namun Marini juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai susunan pembalap Honda untuk beberapa musim ke depan. Ia menilai banyak rumor yang beredar terlalu dini, sementara keputusan resmi biasanya baru diumumkan setelah negosiasi kontrak benar-benar selesai.

Masa Depan Marini di Honda Masih Terbuka

Kontrak Marini bersama Honda memang menjadi salah satu topik yang sering dibicarakan di paddock. Pembalap berusia 28 tahun itu bergabung dengan tim pabrikan Jepang tersebut pada musim 2024 setelah sebelumnya membela Mooney VR46 Racing Team.

Sejak bergabung, Marini dikenal sebagai pembalap yang memiliki kemampuan pengembangan motor yang baik. Ia kerap terlibat aktif dalam proses pengujian dan memberikan masukan teknis kepada para insinyur Honda.

Kemampuan tersebut membuat Marini dianggap sebagai salah satu figur penting dalam proyek kebangkitan Honda di MotoGP.

Baca Juga: Luca Marini Soroti Penurunan Performa Honda di MotoGP, Singgung Pengaruh Marc Marquez

Persaingan Kursi Tim Pabrikan Honda

Jika Quartararo benar-benar bergabung dengan Honda pada masa depan, persaingan untuk mendapatkan kursi di tim pabrikan diperkirakan akan semakin ketat.

Saat ini Honda juga masih memiliki Joan Mir, juara dunia MotoGP World Championship 2020, yang juga berstatus pembalap tim utama.

Artinya, Marini dan Mir berpotensi harus bersaing untuk mempertahankan tempat mereka jika Honda melakukan perubahan komposisi pembalap dalam beberapa musim ke depan.

Situasi ini membuat spekulasi mengenai masa depan para pembalap Honda terus berkembang di paddock MotoGP.

Bursa Pembalap MotoGP Mulai Memanas

Rumor mengenai perpindahan pembalap tidak hanya melibatkan Marini dan Quartararo. Sejumlah nama besar lain juga mulai dikaitkan dengan berbagai tim menjelang musim 2027.

Juara dunia Jorge Martin disebut-sebut masuk radar proyek baru Yamaha Factory Racing, sementara bintang muda Pedro Acosta juga dikaitkan dengan beberapa tim papan atas.

Di sisi lain, juara dunia dua kali Francesco Bagnaia juga kerap muncul dalam berbagai spekulasi perpindahan tim, meskipun belum ada pengumuman resmi dari pihak terkait.

Dengan banyaknya kontrak pembalap yang akan berakhir dalam beberapa musim mendatang, pasar pembalap MotoGP diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling dinamis dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Yamaha Cari Kandidat Tandem Jorge Martin untuk MotoGP 2027, Buka Peluang Rekrut Bintang Moto2

Fokus Marini Tetap pada Proyek Honda

Meski berbagai rumor terus bermunculan, Marini menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membantu Honda kembali kompetitif di MotoGP.

Pabrikan Jepang tersebut memang tengah menjalani proses pembangunan ulang setelah mengalami beberapa musim yang sulit. Berbagai perubahan teknis dan restrukturisasi tim dilakukan untuk mempercepat kebangkitan mereka.

Bagi Marini, menjadi bagian dari proses tersebut merupakan tantangan yang menarik. Dan jika suatu saat ia benar-benar bisa berbagi garasi dengan Quartararo, ia yakin hal itu bisa menjadi kombinasi yang kuat bagi Honda.