Ihram.co.id — Pembalap muda Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, akan memulai balapan utama F1 GP China 2026 dari posisi terdepan setelah meraih pole position pada sesi kualifikasi yang berlangsung di Shanghai International Circuit.
Keberhasilan Antonelli sekaligus memastikan dominasi Mercedes-AMG Petronas Formula One Team yang kembali mengunci baris depan grid, dengan rekan setimnya George Russell menempati posisi kedua.
Pole tersebut menjadi yang pertama dalam karier Antonelli di Formula 1 sekaligus membuat pembalap Italia berusia 19 tahun itu mencetak sejarah sebagai polesitter termuda dalam sejarah F1, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Sebastian Vettel sejak 2008.
Baca Juga: Drama Kualifikasi F1 GP China 2026: Kimi Antonelli Rebut Pole Position Setelah Russell Bermasalah
Antonelli Manfaatkan Masalah Russell
Kualifikasi GP China berlangsung dramatis setelah Russell yang difavoritkan meraih pole justru mengalami sejumlah kendala teknis pada sesi Q3.
Russell sempat melaporkan masalah pada sayap depan mobilnya sebelum akhirnya harus menghentikan mobil di lintasan saat bersiap memulai putaran cepat. Tim Mercedes bekerja cepat untuk mengatasi masalah tersebut sehingga Russell masih sempat mencatatkan satu lap waktu di akhir sesi.
Namun catatan waktunya masih terpaut sekitar 0,222 detik dari Antonelli, yang tampil impresif sepanjang sesi kualifikasi. Hasil tersebut membuat Antonelli memastikan pole position pertamanya di ajang Formula 1.
Ferrari Mengintai di Belakang
Di belakang dua mobil Mercedes, pembalap Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton, akan memulai balapan dari posisi ketiga setelah mengungguli rekan setimnya Charles Leclerc yang menempati posisi keempat.
Hamilton hanya terpaut sekitar 0,351 detik dari waktu pole Antonelli. Posisi ini membuat Ferrari tetap menjadi ancaman utama bagi Mercedes dalam balapan yang akan berlangsung Minggu.
Sementara itu, dua pembalap McLaren Formula 1 Team mengisi baris ketiga grid. Oscar Piastri berada di posisi kelima di depan juara dunia bertahan Lando Norris.
Baca Juga: Lewis Hamilton Curiga Mercedes Pakai “Party Mode” untuk Dominasi Kualifikasi F1 2026
Verstappen Start dari Posisi Delapan
Hasil kurang memuaskan kembali dialami pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, yang hanya mampu menempati posisi kedelapan pada kualifikasi GP China.
Performa mobil Red Bull masih belum optimal setelah tim melakukan sejumlah perubahan radikal menyusul hasil kurang memuaskan pada sprint race sebelumnya.
Rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, akan memulai balapan dari posisi kesembilan, sementara posisi sepuluh besar ditutup oleh pembalap Haas F1 Team, Oliver Bearman.
Williams dan Aston Martin Kesulitan
Di luar 10 besar, beberapa tim besar mengalami kesulitan. Pembalap Williams Racing, Carlos Sainz, hanya mampu start dari posisi ke-17 di depan rekan setimnya Alex Albon.
Sementara itu, juara dunia dua kali Fernando Alonso harus puas memulai balapan dari posisi ke-19 bersama tim Aston Martin F1 Team.
Starting Grid F1 GP China 2026
| Pos | Pembalap | Negara | Tim |
|---|---|---|---|
| 1 | Andrea Kimi Antonelli | ITA | Mercedes |
| 2 | George Russell | GBR | Mercedes |
| 3 | Lewis Hamilton | GBR | Ferrari |
| 4 | Charles Leclerc | MON | Ferrari |
| 5 | Oscar Piastri | AUS | McLaren |
| 6 | Lando Norris | GBR | McLaren |
| 7 | Pierre Gasly | FRA | Alpine |
| 8 | Max Verstappen | NED | Red Bull |
| 9 | Isack Hadjar | FRA | Red Bull |
| 10 | Oliver Bearman | GBR | Haas |
| 11 | Nico Hulkenberg | GER | Audi |
| 12 | Franco Colapinto | ARG | Alpine |
| 13 | Esteban Ocon | FRA | Haas |
| 14 | Liam Lawson | NZL | Racing Bulls |
| 15 | Arvid Lindblad | GBR | Racing Bulls |
| 16 | Gabriel Bortoleto | BRA | Audi |
| 17 | Carlos Sainz | ESP | Williams |
| 18 | Alex Albon | THA | Williams |
| 19 | Fernando Alonso | ESP | Aston Martin |
| 20 | Valtteri Bottas | FIN | Cadillac |
| 21 | Lance Stroll | CAN | Aston Martin |
| 22 | Sergio Perez | MEX | Cadillac |
Peluang Balapan
Dengan dua mobil Mercedes berada di baris depan, tim berjuluk Silver Arrows diperkirakan kembali menjadi favorit untuk meraih kemenangan di Shanghai. Namun Ferrari dan McLaren yang memulai balapan dari posisi lima besar tetap berpotensi memberi tekanan sepanjang lomba.
Baca Juga: Max Verstappen Kehabisan Kata-Kata Setelah Hasil Sprint Race Buruk di F1 GP China 2026
Balapan utama GP China 2026 diprediksi berlangsung ketat, terutama dengan performa Antonelli yang sedang menanjak dan Russell yang berusaha mempertahankan momentum kuat Mercedes di awal musim.
Ikuti Ihram.co.id
