— Tottenham Hotspur dilaporkan tengah mempertimbangkan Igor Tudor sebagai salah satu opsi untuk mengisi posisi manajer interim klub. Keputusan ini diambil menyusul pemecatan Thomas Frank pada Selasa (11/02/2026) setelah serangkaian hasil buruk yang menempatkan Spurs di peringkat ke-16 klasemen Liga Primer Inggris.

Pemecatan Frank terjadi setelah kekalahan kandang 2-1 dari Newcastle United, yang memperpanjang catatan tanpa kemenangan Tottenham di liga menjadi delapan pertandingan. Situasi ini membuat klub bergegas mencari solusi untuk mengamankan posisi mereka di liga dan membangun kembali kepercayaan diri tim.

Igor Tudor dalam Radar Tottenham

Menurut laporan dari Fabrizio Romano, Igor Tudor masuk dalam daftar kandidat yang sedang dievaluasi oleh manajemen Tottenham Hotspur. Tudor saat ini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan posisinya sebagai manajer Juventus pada Oktober 2025. Pengalamannya di berbagai klub Eropa, termasuk Juventus, Lazio, Olympique Marseille, dan Hellas Verona, menjadikannya salah satu nama yang dipertimbangkan untuk peran interim.

Tudor, yang merupakan mantan pemain Juventus dan tim nasional Kroasia, memiliki rekam jejak sebagai manajer yang dikenal dengan pendekatan taktisnya. Ia pernah menyelamatkan Udinese dari degradasi pada musim 2017-2018 dan membawa Marseille finis di posisi kedua Ligue 1 pada musim 2022-2023. Pengalamannya dalam menangani tim di bawah tekanan dan di liga-liga top Eropa menjadi nilai tambah bagi Tottenham.

Pencarian Manajer Interim Mendesak

Tottenham Hotspur berada dalam situasi mendesak untuk segera menunjuk manajer interim. Klub berharap dapat memiliki pengganti Thomas Frank yang berpengalaman di kursi kepelatihan sebelum Senin (17/02/2026), agar dapat mempersiapkan tim menghadapi pertandingan penting melawan Arsenal pada 22 Februari 2026. Manajer interim yang ditunjuk diharapkan mampu memberikan dampak instan dan mengamankan posisi klub di Liga Primer Inggris.

Selain Igor Tudor, beberapa nama lain juga dikaitkan dengan posisi manajer interim Tottenham, termasuk Ryan Mason yang pernah menjabat sebagai pelatih sementara sebelumnya. Namun, fokus saat ini adalah menemukan sosok yang dapat memberikan stabilitas dan perbaikan performa dalam jangka pendek.

Rekam Jejak Igor Tudor

Igor Tudor, yang lahir pada 16 April 1978, memiliki karier bermain yang cukup mentereng, terutama bersama Juventus. Sebagai manajer, ia telah menangani sejumlah klub sejak memulai kariernya di HNK Hajduk Split pada tahun 2013. Pengalamannya mencakup berbagai liga, termasuk Serie A Italia, Ligue 1 Prancis, dan Liga Turki.

Terakhir kali Tudor menjabat sebagai manajer adalah di Juventus pada musim 2024/2025. Namun, masa baktinya berakhir setelah tim mengalami rentetan hasil buruk. Sebelum itu, ia juga pernah membesut SS Lazio, Olympique Marseille, dan Hellas Verona. Kehadiran Tudor sebagai opsi interim menunjukkan bahwa Tottenham mencari sosok yang familier dengan dinamika sepak bola Eropa dan mampu memberikan respons cepat terhadap tantangan yang dihadapi klub.