Ihram.co.id — Tottenham Hotspur resmi memecat Thomas Frank dari kursi pelatih kepala setelah menelan kekalahan 1-2 dari Newcastle United dalam lanjutan Premier League. Keputusan ini diambil manajemen klub menyusul keterpurukan tim yang kini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara, hanya terpaut lima poin dari zona degradasi.
Dari total 26 pertandingan liga yang telah dijalani, Tottenham tercatat hanya mampu mengamankan tujuh kemenangan, delapan hasil imbang, dan menderita 11 kekalahan. Hasil minor saat melawan Newcastle menjadi titik puncak kekecewaan suporter yang mulai menyuarakan nama Mauricio Pochettino untuk kembali memimpin tim di stadion.
Pernyataan Resmi Manajemen Klub
Melalui laman resminya, Tottenham Hotspur mengonfirmasi bahwa Thomas Frank telah meninggalkan jabatannya per hari ini. Manajemen menyatakan bahwa perubahan posisi pelatih kepala tim putra perlu dilakukan demi memperbaiki arah klub di sisa kompetisi.
“Thomas ditunjuk pada Juni 2025, dan kami bertekad memberinya waktu serta dukungan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan bersama. Namun, hasil dan performa membuat Dewan Direksi menyimpulkan bahwa perubahan pada titik musim ini menjadi diperlukan,” bunyi pernyataan resmi klub.
Thomas Frank sebelumnya direkrut pada musim panas 2025 dengan harapan dapat membangun stabilitas jangka panjang bagi klub. Namun, kegagalan tim untuk keluar dari papan bawah klasemen memaksa manajemen mengambil tindakan cepat guna menghindari risiko degradasi yang semakin nyata.
Statistik Penurunan Performa Tim
Kondisi Tottenham saat ini tercatat sebagai salah satu periode terburuk dalam beberapa musim terakhir dengan rentetan tanpa kemenangan dalam delapan laga Premier League. Catatan ini merupakan rekor tanpa kemenangan terpanjang bagi klub asal London Utara tersebut sejak Oktober 2008.
Dalam 17 pertandingan liga terakhir, Tottenham hanya mampu meraih dua kemenangan dan mengumpulkan total 12 poin. Penurunan performa yang signifikan ini menjadi dasar pertimbangan utama Dewan Direksi untuk melakukan pergantian di jajaran staf kepelatihan sebelum musim berakhir.
Rencana Perekrutan Mauricio Pochettino
Manajemen Tottenham Hotspur dilaporkan tengah menyusun strategi untuk memulangkan Mauricio Pochettino ke London Utara sebagai manajer permanen. Berdasarkan laporan The Telegraph, klub berencana menunjuk pelatih interim terlebih dahulu untuk menanganani tim hingga akhir musim berjalan.
Upaya untuk merekrut Pochettino menghadapi kendala waktu karena pelatih asal Argentina tersebut masih terikat kontrak dengan tim nasional Amerika Serikat. Pochettino saat ini tengah mempersiapkan timnas AS untuk berkompetisi di ajang Piala Dunia, sehingga kepulangannya ke Spurs kemungkinan baru bisa terealisasi setelah turnamen tersebut usai.
Pochettino dianggap sebagai figur yang tepat untuk menyatukan internal klub mengingat rekam jejaknya yang pernah membawa Tottenham ke final Liga Champions 2019. Dukungan dari basis massa suporter menjadi salah satu faktor kuat yang mendorong manajemen untuk mewujudkan reuni tersebut pada bursa transfer musim panas mendatang.
Ikuti Ihram.co.id
